Taizy Machinery Equipment Co., Ltd.

Mesin Pertanian Taizy
Perusahaan Taizy adalah produsen terkenal yang mengkhususkan diri dalam produksi mesin tanam otomatis dan semi-otomatis serta mesin pembibitan pembibitan. Didirikan pada tahun 2012, Kami telah mengumpulkan banyak pengalaman untuk memproduksi mesin yang sepenuhnya memenuhi permintaan petani, membantu mereka menanam benih sayuran dan bunga.
“Kualitas untuk kelangsungan hidup, manajemen untuk efisiensi, reputasi untuk pengembangan” adalah filosofi kami yang diterapkan di seluruh perusahaan.
Kami terus-menerus memperkenalkan teknisi dan personel teknis berkualitas tinggi, serta mengadopsi proses teknologi canggih dan manajemen ilmiah. Setelah bertahun-tahun melakukan eksplorasi dan penelitian, para ahli kami menggabungkan kebutuhan penanaman konsumen, terus menyempurnakan mesin kami, dan mengoptimalkan teknologi produksi kami.
PRODUK
Pembibitan Pembibitan
Model: KMR-78, KMR-78-2,KMR-80
Bibit yang berlaku: Bawang merah, tomat, selada, kubis, cabai, mentimun, Chrysanthemum, semangka, lobak, brokoli, herbal, peony, labu, melon, tsunga, lobak, rugare, bayam, bit, Bunga Marigold, capsicum, kacang dan biji daisy dll.
Kapasitas: 200-600 nampan per jam
Fungsi: Pembibitan
Tertarik untuk beternak bibit? Selamat datang untuk menghubungi kami untuk lebih jelasnya!
Pencangkokan
Tipe: Mesin penanam mandiri, mesin penanam tipe perayap dan mesin penanam yang digerakkan traktor
Baris penanaman: 2-baris, 4-baris, 6-baris, 8-baris, 10-baris, 12-baris
Bibit yang berlaku: bawang merah, tomat, selada, kubis, cabai, brokoli, dll., mirip dengan “Bibit yang berlaku”.
Fungsi: Penanaman, mulching, pemasangan pipa tetes, pembuatan bedengan, pemupukan, penyiraman, bajak putar.
Catatan: Mesin penanam bibit ini berfungsi untuk menanam bibit yang dibudidayakan oleh mesin penyemai pembibitan ke lahan. Bibit yang ditanam memiliki tingkat kelangsungan hidup yang tinggi, dan kedalaman penanaman dapat disesuaikan.
Nampan Bibit
Baki semai yang terbuat dari plastik digunakan untuk membudidayakan bibit, dan hanya satu benih yang dapat ditempatkan di setiap baki. Dibandingkan dengan mode penanaman tradisional, baki ini dapat mendistribusikan benih secara merata, memungkinkan tingkat pembibitan yang tinggi, dan mengurangi biaya. Setiap bibit dalam wadah tanam relatif mandiri, sehingga tidak hanya dapat menghindari penyebaran hama dan penyakit satu sama lain, namun juga mengurangi persaingan nutrisi antar bibit sehingga sistem perakaran dapat berkembang sepenuhnya.