Pelanggan Mauritius mengunjungi mesin penyemaian pembibitan yang telah diuji di pabrik kami

Pasangan dari Mauritius menguji mesin penabur pembibitan pada bulan Oktober, dan mereka ingin menanam bibit bawang merah.

Tes mesin penyemaian
Tempat Uji Mesin Pembibitan Pembibitan

Mereka sudah menyiapkan benih bawang merah sebelum datang ke pabrik, dan melakukan pengujian begitu melihat mesin penyemaian pembibitan.

Bagaimana pengujian mesin penyemaian pembibitan?

Mesin penyemaian benih bawang merah
Benih Bawang
Baki mesin penyemaian
Nampan Bibit

Mereka terkejut dengan pengoperasian yang sepenuhnya otomatis, yang dapat menghemat banyak waktu dan tenaga. Mereka memiliki mesin penyemaian semi-otomatis, dan tidak nyaman digunakan, sehingga mereka memutuskan untuk membeli yang baru.

Tes benih bawang merah mesin semai
Uji Mesin Penyemaian

Setelah pengujian, mereka masih mengalami beberapa masalah, jadi manajer penjualan kami berdiskusi dengan mereka di kantor kami, menjelaskan detail mesin penyemaian pembibitan ini dengan sabar. Selama perbincangan, kami mengetahui bahwa mereka memiliki lahan pertanian yang luas untuk menanam bawang merah, dan kemudian menjual bawang merah yang sudah matang ke pasar.

Pelanggan mesin penyemaian
Foto Pelanggan Mesin Pembibitan Pembibitan

Mereka membayar deposit setelah mengkonfirmasi semua hal. Sekarang, mesin tersebut sedang dalam perjalanan, dan mereka akan segera menerimanya.

Mesin penyemaian 2
Uji Mesin Pembibitan Otomatis

Apa saja yang harus diperhatikan saat menanam bawang merah?

1.Perlu memilih lahan yang cocok untuk budidaya bawang merah. Tanah sebaiknya berupa tanah berpasir dan tanah liat ringan dengan kandungan bahan organik tinggi. Selain itu, lahannya datar, sehingga mudah untuk drainase dan pengairan.

2. Persemaian sebaiknya berukuran panjang 20 meter dan lebar 1,5 meter. Sebelum penyemaian, persemaian harus disiram. Setelah disemai, tutupi tanah setebal 2 cm tepat waktu, lalu tutupi dengan jerami atau film, yang baik untuk pengawetan panas dan retensi kelembapan. Setelah bawang merah muncul, persemaian harus lembab.

3. Pada saat pindah tanam, singkirkan bibit yang rusak, bibit hama, dan bibit busuk, lalu klasifikasikan dan kelola sesuai dengan ukuran bibit. Bibit yang besar dapat dikontrol dengan baik, dan bibit yang kecil perlu menambah jumlah pupuk dan air untuk mendorong pertumbuhannya.

4. Kepadatan tanam harus masuk akal untuk mencapai hasil tertinggi. Umumnya jarak tanam yang cocok adalah 14 cm dan jarak tanam 13 cm.

5. Setelah tanam, jumlah penyiraman setiap kali harus sedikit, dan dapat dibagi beberapa kali.

6. Mudah timbulnya berbagai penyakit pada saat menanam bawang merah. Anda harus mengamati dengan cermat situasi penyakit dan hama serangga, dan menggunakan obat-obatan untuk mengendalikannya tepat waktu.

Silakan hubungi kami untuk mengetahui lebih banyak jika Anda tertarik dengan ini mesin penyemaian pembibitan otomatis

Bagikan ke:

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
reddit
Tumblr
Ada apa
Skype
Surel